Saturday, April 7, 2012

Lini Belakang PSS Wajib Dibenahi

SLEMAN—Kurangnya konsentrasi lini belakang membuat PSS Sleman gagal menjaga gawang mereka tidak kebobolan saat menjamu Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/4.
PSS
Di leg kedua babak pertama Piala Indonesia kemarin, PSS menang 4-2 atas Persis. Namun, kemenangan itu jadi sia-sia karena tim berjuluk Super Elang Jawa ini gagal melaju ke babak kedua karena kalah agregat gol setelah di leg pertama PSS kalah 1-3.
“Dua gol terjadi karena lini belakang kurang konsentrasi mengawal pergerakan lawan,” ungkap Rumadi seusai pertandingan. Di luar sorotannya itu, Rumadi mengapresiasi kinerja pemain yang terus berjuang sampai pertandingan berakhir.
Pelatih Persis, Junaidi, juga menyoroti hal yang sama dengan Rumadi. Menurut Bang Jun, sapaan Junaidi, lini belakang khususnya bek kiri tidak disiplin mengawal pergerakan tuan rumah. “Namun, saya gembira karena lolos ke babak selanjutnya,” papar Bang Jun.
Disinggung tentang penampilan Arnaldo Villaba, Bang Jun mengatakan fisik pemain yang baru saja merapat ke Persis itu masih di bawah standar. “Dia masih butuh latihan fisik lagi karena belum lama bergabung,” tuturnya.
Pertandingan kemarin berjalan seru. Kedua tim bermain terbuka. Dua gol PSS di babak pertama bermula dari tusukan Andrid Wibawa di sisi kiri pertahanan lawan. Gol pertama, umpan Andrid langsung disambar Tri Handoko yang lebih cepat sepersekian detik dari bek Persis, Rusdiansyah.     Sementara gol kedua berawal dari tusukan Andrid sehingga ia terpaksa ditekel di kotak penalti. Memasuki babak kedua, Persis mencoba bermain menekan dan mengandalkan serangan balik cepat sehingga memaksa pemain PSS melakukan pelanggaran terhadap para penyerang Persis. Serangan Persis terlihat lebih tajam setelah Ferianto masuk di awal babak kedua menggantikan Villalba.
Gol Javier Rocha melalui tendangan bebas memperpanjang asa Laskar Sambernyawa, julukan Persis, sebelum Nanda Nasution yang masuk di babak kedua menggantikan Zaenal Fanani berhasil memperlebar skor menjadi 3-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit.
Baru dua menit babak perpanjangan waktu, Charles Orock menambah keunggulan PSS menjadi 4-1 lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Andrin Samsul di sisi kanan pertahanan Persis. Sayangnya, setelah unggul, PSS justru tidak bisa menjaga konsentrasi sehingga Yogi Alfian bisa mencetak gol balasan sehingga kedudukan menjadi 4-2.
Setelah gol itu, PSS terus berusaha mencetak gol agar bisa lolos. Sayang, peluang demi peluang tidak bisa membuahkan hasil hingga pertandingan usai.





sumber : http://www.harianjogja.com/2012/olahraga/lini-belakang-pss-wajib-dibenahi-176184

No comments:

Post a Comment

Daftar isi